Warung Zaman Now Part 2 – Here come the Giants

Warung Zaman Now Part 2 – Here come the Giants

November 6, 2018 2 By Andre Seth

“Dan ketika sang raksasa datang, yang lemah akan berteriak histeris, dan yang kuat akan melihat situasi”

Sudah pernah berbelanja ke toko modern ? tokonya para pemodal besar ? Pernah ? Jujur saya sering. Apa kesan pertama yang di dapat ? bersih, nyaman, dengan harga yang relatif lebih murah. Barang – barang yang terpampang pun lebih bersih dari debu, ruangan dingin ber AC, mau lihat – lihat barangnya dulu? ga masalah, ga akan pernah itu kasir menggerutu “Ih cuman lihat – lihat doank” yang ada mereka malah bilang “Terima kasih”. Barangnyapun terpampang jelas, merk, kandungan di dalamnya, dibuatnya kapan, tanggal kedaluarsanya kapan, di produksi dimana, kita bisa cek sepuasnya.

Membicarakan kelebihan toko modern memang sangat menyenangkan tapi apakah warung harus tersingkir dari persaingan ini ? Ya, tidak dapat dipungkiri kemampuan modal para pemilik toko modern menjadi kelebihan utama mereka. Dengan modal yang besar mereka bisa membuat outlet dimana – mana. Dengan banyaknya outlet makan merekapun dapat memperbesar kapasitas gudang mereka untuk menampung lebih banyak barang. Dan, semakin banyak mereka membeli barang ke produsen semakin murah pula harga yang didapatkan. Disini keuntungan mereka.

Dengan pola seperti itulah sekarang banyak pemodal besar ( Giants ) berlomba – lomba untuk merebut pasar. Para pemilik warung ? Beberapa hanya sanggup “Let’s just flow with it” , dan akhirnya gulung tikar, entah karena menurun drastis nya konsumen, membengkaknya hutang, manajemen yang tidak baik dan sebagainya. Malah sekarang ada pula gerakan yang mengajak kembali belanja ke warung, dan hasilnya ? Jalan di tempat, hanya sekedar jargon.

Apakah Warung harus diam dan pasrah ? Wait for the Next Part Okay. See you later

“Kenapa harus memusuhi sang raksasa, kalau kita dapat memanfaatkan mereka? Bersaing tidak berarti saling memusuhi”

Komentar Seko Facebook